Kamis, 03 Maret 2011

d'masiv jangan pergi

Tak bisa ku terima kau tinggalkan ku saat ku butuh kamu
apa tak kau rasakan betapa hancur hidupku tanpa kamu?
aku terlanjur, terlalu bergantung padamu.

jangan pergi, jangan pergi, jangan kau pergi
ku tak ingin sendiri
ku tak sanggup, sungguh tak sanggup hidup tanpa cintamu

kau yang buat ku tegar tuk terus bertahan jalani hidup ini

aku terlanjur, terlalu bergantung padamu

jangan pergi, jangan pergi, jangan kau pergi
ku tak ingin sendiri
ku tak sanggup, sungguh tak sanggup hidup tanpa cintamu




*galau tingkat tinggi.. resiko jadi alay.. gaggaggaggag

Simfoni Hitam

Malam sunyi ku impikanmu
ku lukiskan kita bersama
namun slalu aku bertanya,
adakah aku dimimpimu?

Dihatiku terukir namamu
cinta, rindu beradu satu
namun slalu aku bertanya,
adakah aku dihatimu?


Tlah ku nyanyikan alunan alunan senduku
tlah ku bisikkan cerita cerita gelapku
tlah ku abaikan mimpi mimpi dan ambisiku
tapi mengapa ku takkan bisa sentuh hatimu?
Bila saja kau disisiku
kan ku beri kau segalanya
namun aku bertanya,
adakah aku dihatimu?

tlah ku nyanyikan alunan alunan senduku
tlah ku bisikkan cerita cerita gelapku
tlah ku abaikan mimpi mimpi dan ambisiku
tapi mengapa ku takkan bisa sentuh hatimu?

tak bisakah kau sedikit saja dengar aku
dengar simfoniku
simfoni hanya untukmu

tlah ku nyanyikan alunan alunan senduku
tlah ku bisikkan cerita cerita gelapku
tlah ku abaikan mimpi mimpi dan ambisiku
tapi mengapa ku takkan bisa sentuh hatimu?



##
Aku punya seorang sahabat, Yuda namanya tapi aku panggil lay. karena ku anggap abang si lay ini.
dia yang kirim lirik ini pertama kali saat kisah dalam lagu itu terjadi di kehidupan nyataku.
yang slalu bersedia meladeni aku untuk curhat, menyebutku phsyco sampai skizoprenia, haha sadis memang..
tapi tetap senantiasa membalas sms ku yang sering gak jelas.

huffttt, si lay ini tahu persis perasaan ku. perasaan ku terhadap orang yang sudah berdua bahkan sebelum kami saling jatuh cinta.
dy bukan seorang brengsek, hanya kalah pada perasaan jujur terhadap apa yang ia rasakan padaku.
aku tak pernah menyalahkan dy. kami berbeda kasta, sering berbeda prinsip, tak jarang adu argumen tapi kami sadar kami saling menyayangi. sehingga apapun kekeliruan yang tlah kami lakukan, selalu ada kesempatan kedua. tak pernah ada maksud untuk menyakitiku, belanya.
sayang, hati ini tlah robek2 saat aku tahu kenyataan yang sebenarnya.

aku pernah bilang, aku gak akan ninggalin kamu kalau bukan kamu yang ninggalin aku.
tapi akhirnya toh aku yang pergi. harus aku.
dia hanya ingin membuat ku jadi gadis yang lebih baik. bukan gadis blarakan seperti sebelumnya.
dia mentransformasiku menjadi sosok yang lain.
yang tak pernah terbayangkan akan jadi seperti ini.

sungguh tidak rela, melepaskan dia bersanding dengan gadis lain.
demi Tuhan aku tidak rela.
tapi demi Tuhan aku sayang padanya dan meyakini diri sendiri bahwa saat ini aku belum bisa bersamanya.
dan beginilah akhirnya, sok tegar, sok kuat, karena aku sama sekali tidak bisa melepaskan di adari otakku.

aku pergi, karena aku bukan pilihan.
kalau hanya memikirkan perasaanku, aku akan pura-pura tidak tahu dan terus jalan.
tapi disini bukan hanya aku dan dia yang terlibat, ada gadis ini.
kami menyayangi dan disayang oleh lelaki yang sama.
kalo aku jadi dia, aku gak akan rela lelaki ku mengucapkan sayang ke gadis yang lain.

sisi evil ku bereaksi "kelak kamu akan merasakan apa yg aku rasakan saat ini. tunggu saja pembalasan Tuhan."
disisi lain, sisi angel ku berbisik "kamu akan lebih bahagia jika kamu merelakan dia untuk bahagia juga bersama gadis itu"

euhhhh,, pergolakan batin yang menyebalkan..

si lay bilang, (masih inget si lay kan?!) kalo lo tetep jalan dan ngerecokin hubungan mereka, lo gak aka dapat apa2. tenang aja, terima kenyataan, hadapi masalah kalian. perbaiki komitmen.

jadi sekarang hanya airmata dan sujud yang menemani menit demi menit kehidupanku.

dan kalimat terakhir dia yang cukup menguras kelenjar air mataku berproduksi lebih kerasa "Aku juga ngerasa kehilangan kamu"

*saranghamnida 31510

Senin, 21 Februari 2011


Orang berilmu dan beradab tidak akan diam dikampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika didalam hutan.

Written by Imam Syafii adopted from book of Negeri 5 Menara.

My All

I am thinking of you
In my sleepless solitude tonight
If it’s wrong to love you
Then my heart just won’t let me right

Cause I’ve drowned in you
And I won’t pull through
Without you by my side

I’d give my all to have
Just one more night with you
I’d risk my life to feel
Your body next to mine
Cause I can’t go on
Living in the memory of our song
I’d give my all for your love tonight

Baby can you feel me
Imagining I’m looking in your eyes
I can see you clearly
Vividly emblazoned in my mind

And yet you’re so far
Like a distant star
I’m wishing on tonight

I’d give my all to have
Just one more night with you
I’d risk my life to feel
Your body next to mine
Cause I can’t go on
Living in the memory of our song
I’d give my all for your love tonight
I’d give my all to have
Just one more night with you
I’d risk my life to feel
Your body next to mine
Cause I can’t go on
Living in the memory of our song

I’d give my all for your love tonight
Give my all for your love
Tonight

Jumat, 17 Desember 2010

Rahasia Senyuman Monalisa


Hemm,, pasti uda gak asing lagi kalo liat foto lukisan dibawah ini..
yaph, ini lukisan karya leonardo da Vinci yang dibuat berabad-abad silam.. mungkin uda banyak yang tau juga siapa sebenarnya monalisa ini...









Gambar 1
lukisan 'Monalisa Smila' karya Leonardo da Vinci

lukisan potret terkenal karya Leonardo da Vinci akhirnya terungkap. Para akademisi Jerman merasa yakin mereka telah berhasil memecahkan misteri yang telah berlangsung beberapa abad di balik identitas gadis cantik yang menjadi obyek lukisan terkenal itu.



Lisa Gherardini, istri seorang pengusaha kaya Florence, Francesco del Giocondo, telah lama dipandang sebagai model yang paling mungkin bagi lukisan abad 16 tersebut.



Namun demikian, para sejarawan seni sering bertanya-tanya apakah mungkin wanita yang tersenyum itu sebetulnya kekasih da Vinci, ibunya atau artis itu sendiri. Kini para pakar di perpustakaan Universitas Heidelberg menyatakan berdasarkan catatan yang ditulis pemiliknya dalam sebuah buku pada Oktober 1503 diperoleh kepastian untuk selamanya bahwa Lisa del Giocondo-lah model yang sesungguhnya dalam lukisan itu, yang merupakan salah satu lukisan potret terkenal di dunia.



“Semua keraguan tentang identitas Monalisa telah pupus menyusul penemuan oleh Dr. Armin Schlechter,” seorang pakar naskah kuno, kata perpustakaan itu dalam pernyataannya Senin (14/1/2009).



Hingga kini, hanya diperoleh ‘bukti kurang meyakinkan’ dari berbagai dokumen abad 16.

“Hal ini menciptakan ruang bagi berbagai interpretasi dan ada banyak identitas berbeda dikemukakan,” kata perpustakaan itu.



Catatan itu dibuat oleh Agostino Vespucci, seorang pejabat Florence dan sahabat da Vinci, dalam koleksi surat tulisan orator Romawi, Cicero. Tulisan dalam catatan itu membandingkan Leonardo dengan artis Yunani kuno Apelles dan menyatakan ia sedang menggarap tiga lukisan, salah satunya adalah potret Lisa del Giocondo.



Para pakar seni, yang sudah mengaitkan tahun pembuatan lukisan itu pada jaman abad pertengahan itu, menyatakan penemuan Heidelberg itu merupakan terobosan dan penyebutan sebelumnya menghubungkan istri saudagar itu dengan lukisan potret tersebut.



“Tak ada alasan untuk terus meragukan bahwa potret ini adalah wanita yang lain,” kata sejarahwan seni Universitas Leipzig, FrankZoelner, kepada Radio Jerman


Gambar 2
disebut sebut adalah foto lisa del Giocondo


Lisa del Giocondo (15 Juni 1479 – 15 Juli 1542, atau sekitar 1551), lahir dan juga dikenal dengan nama Lisa Gherardini dan Lisa di Antonio Maria (Antonmaria) Gherardini, juga Lisa, Lisa del Gioconda dan Mona Lisa, merupakan seorang anggota keluarga Gherardini di Florence dan Tuscany di Italia. Namanya diubah menjadi Mona Lisa, lukisan dirinya diminta oleh suaminya dan dilukis oleh Leonardo da Vinci selama Masa Renaisans Italia.



Sedikit yang diketahui mengenai kehidupan Lisa. Lahir di Florence dan lahir sebagai anak dari seorang penjual pakaian dan sutra, ia menjadi ibu dari enam anak dan merasakan kehidupan kelas menengah biasa.



Berabad-abad setelah kematian Lisa, Mona Lisa menjadi lukisan terkenal di dunia[1]. Spekulasi oleh mahasiswa dan penghobi menjadikan karya seni ini sebuah ikon dunia dan obyek komersialisasi. Selama awal abad ke-21, sebuah penemuan yang dilakukan di Perpustakaan Universitas Heidelberg sangat mungkin mengakhiri spekulasi mengenai identitasnya dan mengetahui Lisa del Giocondo sebagai subyek dari Mona Lisa.



Gambar 3
gambar Leonardo da Vinci


Gambar 4
perbandingan gbr monalisa dgn gbr da Vinci


tapi ada juga pendapat yang bilang kalo lukisan Monalisa itu adalah gambar da Vinci sendiri yang Ia buat sambuil bercermin. bisa dilihat, perbandingan bentuk wajah Monalisa dengan da Vinci di atas. mulai dari mata, hidung, mulut.

Jumat, 20 Agustus 2010

Menatap Langit Tak Akan Menghilangkan Dahagamu

Assalaamu’alaikum Wr.Wb
Sahabat Amazing, Sungguh ini kisah yang harus direnungkan,

Cintaku, cucu-cucuku. Kemari, lihatlah cakrawala langit.
Tahukah kau darimana datangnya hujan?
Air yang terdapat pada bumi diserap oleh langit.
Ia terkumpul menjadi awan dan kemudian jatuh kembali ke bumi dalam bentuk hujan.

Bagaimanapun, proses ini tidak terjadi setiap waktu.
Kau tidak bisa bergantung pada hujan.
Contohnya, kau selalu membutuhkan air untuk minum, betulkah?
Tapi bisakah kau bergantung dari air hujan yang turun dari langit?
Akankah menatap langit dapat menghilangkan dahagamu?
Tidak bisa, tidak selamanya hujan turun tatkala dahaga mendatangimu.
Kau tidak mungkin berharap air turun dari langit ketika kau menginginkannya.

Jika kau berdiri di sana berharap hujan akan turun,kau tak akan bisa menghilangkan dahagamu.
Malahan kau akan berakhir dengan berkeliling dan kau akan mati.

Sekarang lihatlah tanah ini cucu-cucuku. Selalu tersedia air di dalamnya.
Jika kau gali tanahnya dan kemudian menemukan mata air, kau bisa meminum sepuasnya, sesuka hatimu.
Untuk itu, jangan berharap dari langit.
Kau harus berusaha dan menggali jauh ke dalam tanah untuk mendapatkan airmu.

Seperti itulah, cucu-cucuku, kau tak akan bisa menghilangkan dahaga jiwamu hanya dengan menatap langit memohon kepada Allah Swt.
Sembari berkata,
“Allah ada di sana. Dia yang akan menyediakan.”
Allah ada dan Dia akan menolong pada saat yang tepat, tapi sebelumnya kau harus berusaha. Kau harus mencoba.

Sebagaimana titik-titik air yang terdapat pada bumi diserap oleh langit dan turun kembali ke bumi dalam bentuk hujan, Allah mengambil apapun yang kau miliki dan mengembalikannya kembali padamu.
Sifat-sifat apapun yang kau miliki akan kembali padamu.
Jika kau mengumpulkan sifat-sifat neraka, itulah yang akan kau dapatkan kembali.

Tapi, cucu-cucuku,jika kau mengumpulkan sifat-sifat surga, kau akan meraih surga.
Jika kau mengumpulkan kebijaksanaan, semua sifat-sifat baik di dalam dirimu dan bertingkah laku dengan baik, Allah akan membuat sifat-sifat tersebut menjadi jauh lebih indah lagi dengan cahaya-Nya.
Dia akan merubah sifat-sifat tersebut menuju kemerdekaan bagi sang jiwa dan membuat hujan turun membasahi dirimu.

Allah akan mengambil apa yang kau miliki dan merubahnya menjadi sesuatu yang jauh lebih baik, sesuatu yang jauh lebih bernilai.
Dia akan membuatnya sempurna dan mengembalikannya padamu.
Allah itu ada.
Dia ada dimanapun, tapi kau harus menggali ke dalam dirimu dan menemukan Dia di sana.

Segala tindakan-Nya harus hadir pada dirimu.
Baru kemudian kau akan meraih khazanah rahmat.
Untuk itu, anak-anak,jangan berpikir,
“Allah akan melakukannya. Allah akan menyediakannya.”
Merupakan suatu kesalahan tatkala menatap langit dan berpikir,
“Aku tidak perlu melakukan apapun. Hujan akan datang dengan sendirinya.”
Tidak ada manfaatnya bersikap seperti itu.

Cintaku, cucu-cucuku. Pikirkan baik-baik.
Pikirkan tentang tugas yang harus kau lakukan.
Jangan kau tatap langit, tataplah ke dalam dirimu.
Semuanya ada di dalam dirimu, sebagaimana air terdapat di dalam tanah.
Cintaku, cucu-cucuku. Kau harus memahami hal ini.

Ditulis oleh M. R. Bawa Muhaiyaddeen
dari: “Gazing at the Sky Will Never Quench Your Thirst” Come to the Secret Garden: Sufi Tales of Wisdom.

Sabtu, 22 Mei 2010

Menjadilah ........


Sahabatku yang Amazing,

Menjadi pohon-lah yang tinggi menjulang, meski itu tidak mudah. Sebab ia 'kan tetap tegar bara Rata Penuhmentari yang terus menyala setiap siangnya. Sebab ia 'kan meliuk halangi angin yang bertiup kasar. Sebab ia 'kan terus menjejak bumi hadapi gemuruh sang petir. Sebab ia 'kan hujamkan akar yang kuat untuk menopang. Sebab ia 'kan menahan gempita hujan yang coba merubuhkan. Sebab ia 'kan senantiasa berikan bebuahan yang manis dan mengenyangkan. Sebab ia 'kan berikan tempat bernaung bagi burung-burung yang singgah di dahannya. Sebab ia 'kan berikan tempat berlindung dengan rindang daun-daunnya.

Menjadi karang-lah, meski tidak mudah. Sebab ia 'kan menahan sengat binar mentari yang garang. Sebab ia 'kan kukuh halangi deru ombak yang kuat menerpa tanpa kenal lelah. Sebab ia 'kan melawan bayu yang keras menghembus dan menerpa dengan dingin yang coba membekukan. Se...bab ia 'kan menahan hempas badai yang datang menggerus terus-menerus dan coba melemahkan keteguhannya. Sebab ia 'kan kokohkan diri agar tak mudah hancur dan terbawa arus.Sebab ia 'kan berdiri tegak berhari-hari, bertahun-tahun, berabad-abad, tanpa rasa jemu dan bosan.

Menjadi paus-lah, meski itu tak mudah. Sebab dengan sedikit kecipaknya, ia akan menggetarkan ujung samudera. Sebab besar tubuhnya 'kan menakutkan musuh yang coba mengganggu. Sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut dan seisinya.

Menjadi elang-lah, dengan segala kejantanannya, meski itu juga tidak mudah. Sebab ia harus melayang tinggi menembus birunya langit. Sebab ia harus melanglang buana untuk mengenal medannya. Sebab ia harus melawan angin yang menerpa dari segala penjuru. Sebab ia harus mengangkasa jauh tanpa takut jatuh. Sebab ia harus kembali ke sarang dengan makanan di paruhnya. Sebab ia harus menukik tajam mencengkeram mangsa. Sebab ia harus menjelajah cakrawala dengan kepak sayap yang membentang gagah.

Menjadi melati-lah, meski tampak tak bermakna. Sebab ia 'kan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan. Sebab ia begitu putih, seolah tanpa cacat. Sebab ia tak takut hadapi angin dengan mungil tubuhnya. Sebab ia tak ragu hadapi hujan yang membuatnya basah. Sebab ia tak pernah iri melihat mawar yang merekah segar. Sebab ia tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi. Sebab ia tak pernah rendah diri pada anggrek yang anggun. Sebab ia tak pernah dengki pada tulip yang berwarna-warni. Sebab ia tak gentar layu karena pahami hakikat hidupnya.

Menjadi mutiara-lah, meski itu tak mudah. Sebab ia berada di dasar samudera yang dalam. Sebab ia begitu sulit dijangkau oleh tangan-tangan manusia. Sebab ia begitu berharga. Sebab ia begitu indah dipandang mata. Sebab ia tetap bersinar meski tenggelam di kubangan yang hitam.

Menjadi kupu-kupulah, meski itu tak mudah pula. Sebab ia harus melewati proses-proses sulit sebelum dirinya saat ini. Sebab ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan. Sebab ia bersembunyi dan menahan diri dari segala yang menyenangkan, hingga kemudian tiba saat untuk keluar.

Sahabatku yang Amazing, apa masih patut kita berkecil hati dalam mengahadapi riuh gemuruh kehidupan? Bukankah kita diciptakan oleh Tuhan mempunyai derajat paling tinggi? Siapapun Anda, bagaimanapun Anda, mau Menjadi apapun Anda..., bersyukurlah selalu. Sebab Anda yang paling tahu siapa Anda. apa yang terbaik untuk kehidupan Anda. ketika Anda meyakini kekuatan dalam diri Anda. dengan mudah kelemahan akan mudah ditaklukkan.

Jadilah karang yang kokoh, elang yang perkasa, paus yang besar, pohon yang menjulang dengan akar menghujam, melati yang senantiasa mewangi, mutiara yang indah, kupu-kupu, atau apapun yang Anda mau, Jadilah penyebab bagi kehidupan Anda, dan perhatikan apa yang akan terjadi..!! Semangatt….